PPDB dan ZONASI

Oleh: Bpk. Wasit Wocasono, S.Pd

zona/zo•na/ n 1 salah satu dari lima bagian besar permukaan bumi yang dibatasi oleh garis khayal di sekeliling bumi, sejajar dengan khatulistiwa (satu zona tropik, dua zona sedang, dan dua zona kutub); jalur iklim; 2 daerah yang ditandai dengan kehidupan jenis binatang atau tumbuhan tertentu yang juga ditentukan oleh kondisi tertentu di sekitarnya; 3 daerah (dalam kota) dengan pembatasan khusus; kawasan:

zonasi/zo•na•si/ n pembagian atau pemecahan suatu areal menjadi beberapa bagian, sesuai dengan fungsi dan tujuan pengelolaan;

Pemerintah mengeluarkan peraturan (PPDB) penerimaan peserta didik/ siswa baru menggunakan system. Kebijakan sangan menyejukkan, kebijakan yang sangat ditunggu tunggu. Sebelum kebijakan ini muncul, kritik atau protes di sana sini muncul dari calon siswa yang tidak diterima di sekolah yang paling dekat dengan tempat tinggal siswa, bahkan jarak rumah ke sekolah hanya dibatasi pagar sekolah namun tidak dapat diterima, dan beberapa kendala lainnya.

Dulu, PPDB atau PSB seolah menjadi sebuah kompetisi bagi orang tua dan calon siswa, dan sering menimbulkan polemik. Padahal, prinsip pendidikan, memiliki tujuan yang sangat baik dan bijaksana.

Melalui sistem zonasi ini, maka keresahan orang tua dan calon siswa diharapkan tak akan muncul. Namun kenyataannya masih ada yang risau karena keinginan masuk sekolah di luar zona tidak diterima. Bahkan sebagaian memaksakan diri untuk diterima di sekolah diluar zona dengan dalih kemerdekaan memilih sekolah yang berkualitas.

Pertanyaanya:

Apakah tidak semua sekolah berkualitas?

Apakah sekolah di sekitar rumah kita atau terdekat dengan rumah kita kurang berkualitas?

Opini sering membelenggu, dengan sebutan sekolah Favorit, unggul prestasi dan lain lain.

Saya tetap yakin bahwa Sekolah memiliki kualitas, meskipun tidak sama merata. Sekolah memiliki keunggulannya masing masing. Sekolah senantiasa selalu meningkatkan mutu pendidikan. Pemerinta melakukan upaya PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN melalui berbagai upaya, sehinggua semua sekolah terstandarkan.

Kurikulum sekolah mengikuti Standar Nasional Pendidikan.

Mari daftarkan keluarga kita ke sekolah (WAJIB BELAJAR 12 TAHUN) SD-SMP-SMA/K Sederajat dengan pertimbangan ZONA.

Dengan jarak tempuh sekolah dan rumah yang relatif dekat, sangat dimungkinkan pelayanan pendidikan akan semakin baik ringan dan maksimal. Buktikan saja…

Pandemi Covid-19 tidak membatalkan prinsip pendidikan. TETAP PROTOKOL KESEHATAN.

Akan mendaftar di SMP Negeri 30 Kabupaten Tebo pada tahun pelajaran 2021/2022 dapat klik DISINI

Dengan tetap mentaati protokol kesehatan.